IPO BTN, Initial Public Offering atau penawaran saham perdana Bank Tabungan Negara. Harga penawaran saham BTN sebesar Rp 800 per lembar atau 1,6 kali harga nilai buku (PBV/price to book value). Harga tersebut ditentukan setelah proses penawaran kepada investor institusi (book building) domestik dan asing.

Indikasi permintaan dalam proses bookbuilding mencapai Rp 3,5 triliun, sekitar 2 kali dari total saham yang akan ditawarkan, yakni 2,36 miliar lembar.  Dengan harga penawaran saham Rp 800 per lembar, akan diperoleh dana senilai Rp 1.9 triliun, yang akan digunakan untuk memperkuat modal BTN dan meningkatkan ekspansi kredit.

Setelah IPO , ekuitas BTN akan meningkat dari Rp 3,4 triliun menjadi Rp 5 triliun. Tambahan modal juga meningkatkan rasio kecukupan modal atau CAR BTN menjadi 27 persen dari 15,04 persen. Dengan meningkatnya CAR akan mendorong kapasitas penyaluran kredit sekitar Rp 60 triliun atau dua kali lipat dari kapasitas sekarang.

Dalam 3 tahun terakhir,  kredit BTN tumbuh rata-rata 33,1 persen. Sepanjang tahun 2009 BTN telah menyalurkan kredit baru sebesar Rp 10,21 triliun dengan komposisi kredit perumahan sebesar 66,09 persen dan kredit non perumahan sebesar 33,01 persen.

Anda berminat menjadi investor? jangan sampai gak kebagian jatah 60 persen saham untuk investor domestik di IPO.

Sumber : KOMPAS, edisi sabtu 5 Desember 2009


 Powered by Max Banner Ads 
Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • NewsVine
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Technorati
  • Live
  • LinkedIn
  • MySpace

Related posts:

  1. Kaya Dari Bermain Saham Kaya dari bermain saham, panduan jitu investasi di lantai bursa,...
  2. Belajar Saham Pemula Belajar Saham Pemula, buat saya yang masih awam tentang pengertian...